Tuesday, February 26, 2008

Babi Haram..., Kenapa Sih?? [Part 2]: Pfiuhh, Ternyata Madhorotnya Jaauuuuh Lebih Buanyuak!!


Oleh : Cahya Herwening

Hoi, apa Kamu nggak tau, kalau Islam tuh agama yang logis dan ilmiah?? Ketinggalan jaman banget sih Kamu!! Kuper lagi! Meskipun kita nggak boleh mempertanyakan kenapa begini kenapa begitu tentang aturan-aturan yang Allah SWT. tetapkan, namun semua pasti ada alasannya. Dan alasan-alasan yang mampu diungkap manusia sampai saat ini, semuanya adalah logis dan sangat ilmiah. Namun ya itu tadi, manusia tidak harus tahu, yang harus and wajib mah, mentaati aturan Allah SWT itu. Jadi, apa dong alasan kenapa babi diharamkan?


Bagi kamu yang pengen lebih paham tentang alasan, tujuan atau maksud dari hukum yang telah Allah SWT tetapkan (syari’at), perlu baca buku Fiqh Maqashid Syari’ah deh kayaknya. Pak Yusuf Qardhawi menulis buku juga tuh tentang itu, meski yang nulis artikel ini cuma baru baca judul bukunya aja. He..he..he… Tapi, khusus masalah babi, tentang mengapa Allah melarang umat Islam mengkonsumsi daging babi dan memanfaatkan seluruh anggota tubuhnya, buat awalan cukup deh kayaknya dengan membaca tulisan ini.

Babi diharamkan karena, meski pada tulisan bagian pertama dipaparkan tentang kegunaannya yang cukup banyak, ternyata madhorot dari babi jaaauh lebih banyak lagi. Nggak percaya? Banyak ilmuwan yang telah meneliti dan membuktikan tentang hal ini, jadi bukti ilmiah ini tidak dapat disangkal lagi. Berikut ini dipaparkan beberapa kejelekan dari babi.

1. Babi adalah kontainer (tempat penampung) penyakit. Beberapa bibit penyakit yang dibawa babi adalah:




  • Cacing pita (Taenia solium)
  • Cacing spiral (Trichinella spinalis)
  • Cacing tambang (Ancylostoma duodenale)
  • Cacing paru-paru (Paragonimus)
  • Fasciolepsis busei
  • Schistosoma japonicum
  • Bakteri TBC (Tuberculosis)
  • Virus cacar (Small pox)
  • Virus kudis (Scabies)
  • Kumparan kuman-kuman (Ruciformas N.)
  • Kolera (Salmonella choleraesuis)
  • Balantidium coli
  • Brucellosis dan Toxoplasma gondii

2. Daging babi memang empuk dan terkenal lezat, tapi sulit dicerna, disebabkan daging babi mengandung banyak lemak. Karena sulit dicerna, maka nutrien (zat gizi) tidak dapat dimanfaatkan tubuh.

3. Prof. A.V. Nalbandov (Penulis buku: Adaptive Physiology on Mammals and Birds) menyebutkan bahwa kantung urine (vesica urinaria) babi sering bocor, sehingga urine babi merembes ke dalam daging. Akibatnya, daging tercemar kotoran yang mestinya dibuang bersama urine.

4. Lemak punggung (back fat) babi tebal dan mudah rusak oleh proses ransiditas oksidatif (tengik) sehingga tidak layak dikonsumsi manusia.

5. Babi merupakan carrier virus flu burung (avian influenza). Di dalam tubuh babi, virus AI (H1N1 atau H2N1, tidak ganas, tidak menular ke manusia) bermutasi menjadi H5N1 (ganas, mematikan dan menular ke manusia).

6. Prof. Abdul Basith Muhammad menuturkan bahwa berbagai penyakit yang ditularkan oleh babi adalah:

  • Pengerasan urat nadi.
  • Naiknya tekanan darah.
  • Nyeri dada yang mencekam (Angina pectoris).
  • Radang (nyeri) pada sendi-sendi tubuh.

7. Dr. Murad Hoffman (Doktor ahli dan penulis di Jerman) menuliskan:

  • Memakan babi yang terjangkiti cacing babi tidak hanya berbahaya, tapi juga menyebabkan peningkatan kholesterol tubuh dan memperlambat proses penguraian protein dalam tubuh.
  • Menyebabkan penyakit kanker usus, iritasi kulit, eksim, dan rheumatik.
  • Virus-virus influenza yang berbahaya hidup dan berkembang karena medium babi.

8. Penelitian ilmiah di Cina dan Swedia menyebutkan bahwa daging babi merupakan penyebab utama kanker anus dan kolon.

9. Dr. Muhammad Abdul Khair (penulis buku: Ijtihaad fi at Tafsir Al Qur’an Al Karim) menuliskan bahwa daging babi mengandung benih-benih cacing pita dan Trachenea lolipia. Cacing tersebut berpindah keapa manusia yang mengkonsumsi daging babi.

Penyakit lain yang ditularkan:

  • Kholera babi (penyakit berbahaya yang disebabkan oleh virus).
  • Keguguran nanah (disebabkan bakteri prosilia babi).
  • Kulit kemerahan yang ganas dan menahun (bersifat mematikan).
  • Penyakit pengelupasan kulit.
  • Benalu askaris, berbahaya bagi manusia.

10. DNA babi mirip dengan DNA manusia, sehingga sifat buruk babi dapat menular ke manusia. Beberapa sifat jelek babi adalah:
a. Binatang paling rakus, kotor dan jorok di kelasnya.

  • Kerakusannya tidak tertandingi hewan lain.
  • Suka memakan bangkai.
  • Suka memakan kotorannya sendiri, termasuk kotoran manusia pun dimakannya.
  • Sangat suka berada di tempat yang basah dan kotor.
  • Kadang ia mengencingi makanannya terlebih dahulu sebelum dimakan.
  • Untuk memuaskan sifat rakusnya, jika tidak ada lagi yang dimakan, maka babi akan memuntahkan isi perutnya, kemudian dimakan lagi.

b. Babi adalah binatang pemalas, tidak agresif, tidak suka mencari pakan, suka dengan sejenis dan tidak pencemburu, tidak tahan sinar matahari, tidak punya hasrat membela diri, dll.

c. Ust. Muhammad Umar Abduh (Perancis) menyebutkan bahwa babi menularkan sifat suka berzina. Kita lihat, bahwa hampir semua binatang jantan memperebutkan untuk mengawini betina saat musim kawin dengan bertarung. Siapa yang menang maka yang akan mengawini. Namun babi lain, babi tidak bertarung melainkan bergiliran untuk mengawini sang betina.

Nah, itulah secuil kecil dari rahasia Allah SWT dari apa-apa yang telah Dia tetapkan. Dan di balik semua aturan-aturan-Nya, terdapat hikmah yang dari hikmah itulah harusnya manusia semakin beriman kepada-Nya. Dan yang bisa mengambil hikmah itu hanyalah mereka yang menggunakan akalnya (berpikir).

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. Ya Tuhan kami, sesungguhnya barang siapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka, maka sungguh telah Engkau hinakan ia, dan tidak ada bagi orang-orang yang lalim seorang penolong pun. Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman (yaitu): "Berimanlah kamu kepada Tuhan-mu", maka kami pun beriman. Ya Tuhan kami ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang berbakti. Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul Engkau. Dan janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji."
Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman), "Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain. Maka orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, pastilah akan Ku-hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah Aku masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya sebagai pahala di sisi Allah. Dan Allah pada sisi-Nya pahala yang baik."
(Qs. Ali ‘Imran: 190-195)

Bagi kamu-kamu yang muslim, semoga ini dapat menambah keyakinanmu tentang betapa kerennya Islam. Bagi kamu-kamu yang non-muslim, saat yang tepat untuk berhenti memakan daging babi, dan saatnya untuk mulai membuka mata terhadap kebenaran sejati.

Sebagai penutup, ada tebakan nih buat kamu-kamu. Kenapa anak babi kalau jalan sambil menunduk, sedang anak kelinci kalau jalan loncat-loncat?  Jawab dong...! ^o^ [ ]

40 comments:

  1. Kalau anak babi jalannya menunduk karena malu kalau ibunya babi.
    Kalau anak kelinci jalannya loncat-loncat karena tidak malu karena ibunya bukan babi. *Lhooo???*
    :)

    ReplyDelete
  2. Ih.....udah duluan kasih jawaban...tapi tetep mau ikut ngegaring ya :p
    Anak babi jalan menunduk emang malu ntar dikatain dasar anak babi karena emaknya emang babi
    Anak kelinci jalan loncat-loncat karena girang sambil teriak-teriak," Horeee...mak gue bukan babi"

    Anyway, nice info... i've been waiting for long.
    Sometimes, orang banyak ngehujat kita (read : muslim) yang ta'atnya hanya ta'at buta (ex : ta'at pada larangan kalo babi itu haram).Bahkan yang ngehujat itupun dari kalangan muslim sendiri. Mereka selalu itung-itung rasio terhadap perintah ataupun larangan Allah. Padahal jelas-jelas apapun yang DIA kasih ke kita itulah yang terbaik buat kita. So...sebagai hamba ya konsekuensinya emang kudu ta'at.
    Apa mau disamain dengan kaum yahudi di kisah nabi musa yang dikit-dikit komplen atau dikit-dikit nanya (kisah sapi betina)? Okelah, kritis itu penting tapi ada hal dimana keta'atan itu mutlak ada (apalagi jelas-jelas ditulis dalam Al Qur'an dan As Sunnah).

    ReplyDelete
  3. Ini jawaban yang paling tepat... hehehe... ^_^

    ReplyDelete
  4. mas, izin copas ya buat di milis. sekalian artikel yg pertama juga :)
    makasi...!

    ReplyDelete
  5. Setujuu...!!
    Ada kalanya sesuatu itu nggak harus kita ketahui, kalau memang tidak diberi hak oleh Allah SWT untuk mengetahuinya. Rasulullah SAW saja belum tau banyak sekali hal tentang ilmu Allah, apalagi kita. Yang lebih penting di sini adalah sejauh mana kita taat, karena bisa jadi itu semua dikehendaki Allah SWT untuk menguji kita, sejauh mana iman dan taqwa kita.
    Yang jelas, jangan sampai seperti kaum Yahudi masa lalu, yang cuma bertanya tanpa mengamalkan...

    ReplyDelete
  6. Njih...njih Mbak. Sumonggo kerso.
    Silakan, asal dicantumin sumbernya lho!! ^_^

    ReplyDelete
  7. yup.. betapa istimewanya agama islam.. dan betapa sayangnya ALLAH SWT.. 'ngasih tau' kita untuk ngejauhin babi...

    ReplyDelete
  8. i love islam (walau baru tau beberapa tahun belakangan ini..he3..atin nakal sih )
    oiya please dibahas juga soal kepiting yang sekarang dihalalkan oleh MUI, ok! syuron ya akhi..ilal liqo pada pembahasan berikutnya ^^ v

    ReplyDelete
  9. Yes, we must love Islam. Sekarang Atin dah nggak nakal lagi kan? :D
    Insya Allah tentang kepiting akan saya tulis (kalau banyak request tentang ini), kalau tidak ya dipikir-pikir dulu...he..he..he...

    ReplyDelete
  10. Ya, Islam sangat istimewa. Kereeen banget deh!!
    Dan Allah SWT tentu sangat menyayangi hamba-Nya. ^_^
    Semoga kita tergolong orang-orang yang dicintai-Nya. Amiin...

    ReplyDelete
  11. ada sih nakal dikit2..tapi cuman dikit lho...^_^ v
    yah dibahas dunks..soalnya atin lagi gak sempet browsing neh ..trus ummi-ku tercinta tanya soal alasannya..tapi mpe sekarang lom bisa terjawab -_-..atau via email aja deh ..yah..yah...please....ntal atin acih pelmen atau es klim deh...hihihihi

    ReplyDelete
  12. Nggak usah dikasih es krim, baru pilek. Ya deh... nanti tak tulis. Insya Allah.

    ReplyDelete
  13. Makacih,arigatou gozaimasu,thanx,matur nuwun,syukron,ta' tnggu lho

    ReplyDelete
  14. copas yaaa. buat di milis *juga*

    :D

    terima kasih...

    ReplyDelete
  15. OK, silakaan.... jangan lupa, cantumin sumbernya lho...hehehe... ^_^

    ReplyDelete
  16. iya, pak,, selalu kok...
    (tapi blum jadi diposting di milis... heheehehe. :D)

    ReplyDelete
  17. Hmm... gitu. Yang jelas gak usah bayar royalti kok... :D

    ReplyDelete
  18. saya ijin copas yak!
    thanks before

    ReplyDelete
  19. Assalamu'alaikum wrwb
    Sukron wa barokallohufik atas postingannya, sangat bermanfaat. Ijin copas juga ya, sukron wa jazakillah khoer katsir.
    Wassalamu'alaikum wrwb

    ReplyDelete
  20. Wa'alaykumussalaam wr wb
    'Afwan. Yup.. silakan aja kalau mau co-pas. ^_^

    ReplyDelete
  21. Atashi copas jg yackhh...onegaiiiiii....!!!!

    ReplyDelete
  22. pedanglaut....copas jg ya...
    jazakallah khoir....

    ReplyDelete
  23. sekarang pertanyaannya kenapa Allah ciptakan Babi..kalau memang diharamkan?hehe..masalahnya dulu pernah dapat pertanyaan kyk githu..

    ReplyDelete
  24. sekarang pertanyaannya kenapa Allah ciptakan Babi..kalau memang diharamkan?hehe..masalahnya dulu pernah dapat pertanyaan kyk githu..

    ReplyDelete
  25. "Rabbanaa maa khalaqta haadzaa baathila, subhaanaka faqinaa 'adzaabannaar.."
    "Rabb-ku, sungguh tiada kesia-siaan akan apa yang Engkau ciptakan, Maha Suci Engkau, maka jauhkanlah aku dari siksa neraka."

    Nah, tentu apa-apa yang Allah ciptakan itu tidak sia-sia. Termasuk babi.
    Jika babi itu haram bagi manusia, apakah haram juga bagi hewan lain yang memangsanya? Tidak kan?
    Minimal, salah satu peran babi adalah untuk memberikan keseimbangan alam, ini kaitannya dengan rantai makanan dan jaring-jaring makanan yang terdapat dalam suatu ekosistem.
    Peran yang lain, misalnya untuk menguji manusia. sejauh mana manusia mampu mengendalikan diri untuk menjauhi larangan-Nya (salah satunya memakan babi).
    Tentunya masih banyak peran lain dari babi di alam ini.
    Wallaahu a'lam....

    ReplyDelete
  26. Wah sukron jawabannya ustadz Cahya..
    Tapi sayang saya dah nggak ketemu lagi sama yang tanya..
    Tapi dulu sih ane jawab "sebagai ujian bagi manusia..dsb..
    Tapi nih da tambahan jawaban dari antum, ya besok lagi kl da yang nanya ane bisa jwb githu ya..Sukron

    ReplyDelete
  27. Yup. Kalau mau jawaban ilmiah insya Allah bisa dicari di pelajaran biologi atau zoologi. ^___^

    ReplyDelete
  28. ^_^ Ooo... ternyata sambungannya ada disini toh...!!

    Syukron atas tulisannya

    ReplyDelete
  29. Iyya laah.. ^___^
    Syukron juga dah sempat baca.. Smoga bermanfaat!

    ReplyDelete
  30. Jejaring pertemanan indonesia, The Indonesian Social Network, FacebookNya Indonesia. Gabung yuk di http://www.kombes.com

    Submit tulisan anda di Kombes.Com Bookmarking, Agar member kami vote tulisan anda. Silakan submit/publish disini : http://bookmarking.kombes.com Semoga bisa lebih mempopulerkan blog/tulisan anda!

    Kami akan sangat berterima kasih jika teman blogger memberikan sedikit review/tulisan tentang http://www.kombes.com pada blog ini.

    Salam hormat
    http://kombes.Com

    ReplyDelete
  31. Jejaring pertemanan indonesia, The Indonesian Social Network, FacebookNya Indonesia. Gabung yuk di http://www.kombes.com

    Submit tulisan anda di Kombes.Com Bookmarking, Agar member kami vote tulisan anda. Silakan submit/publish disini : http://bookmarking.kombes.com Semoga bisa lebih mempopulerkan blog/tulisan anda!

    Kami akan sangat berterima kasih jika teman blogger memberikan sedikit review/tulisan tentang http://www.kombes.com pada blog ini.

    Salam hormat
    http://kombes.Com

    ReplyDelete
  32. astaghfirullahaladzim.........semoga Allah mengampuni ketidaktauan saya kl kuas tuh di buat dr bulu babi,sy bahkan jual kuas cat krmn sy punya toko material bangunan,tp demi Allah sy baru tw,dan insyaallah mw sy balikin tuh kuas,cm dilema jg sih krn setau sy kuas dr bulu sintetis tuh kl di pake ngecat nyepret sana sini dan konsumen pd ogah pake,sekalian deh kl ad yg punya info tips dan trik make kuas bulu sintetis.....dan bs kasih tw ga gmana ya cr sy kasih tw ke konsumen.Ustd cahya,trus gimana donk dg rumah kita yg dicat pake tuh kuas,najis ga ya,trus bapakku kan bikin kolam renang dan kemaren pas kasih coating anti bocor molesinya pake kuas,najis ga ya kl mandi di situ......

    ReplyDelete
  33. Waah..., blm tau klo mengatasi nyepretnya :)

    ReplyDelete
  34. Umm.... saya blm begitu yakin. Perlu melihat referensi2 dulu...

    ReplyDelete