Oleh : Cahya Herwening
Bapakku berusia 70-an tahun, lahir tahun 1939 (kira-kira lho, soalnya waktu itu belon ada akte kelahiran je..). Untuk orang berusia seperti itu, biasanya masih sehat segar bugar, kuat lincah cekatan. Ingatan dan daya pikirnya masih bagus, tertata dan masih responsif. Tapi, bagaimanakah kondisi bapakku sekarang?
Inilah beberapa gambaran kondisi beliau sekarang:
1. Gerakan: lamban,
2. Jalannya: pelan, nunak-nunuk,
3. Pendengarannya: kadang selen,
4. Terlalu mudah semelang, alias khawatir bin was-was... Yg ini dah keterlaluan deh...
5. Sering melihat hal-hal yang 'tak seharusnya'
Misalnya, lihat dedaunan kyk orang, lihat helm dua kyk ada anak kecil dua, kayak orang kena sihir ilusi gitu dehh.
Pas makan juga, kebayangnya ada nasi yang berjatuhan dari mulut, padahal kagak.
Tidur kayak serasa meluk kerbau... duh!!
6. Pikiran gak responsif, maksudnya selen gitu, yang ngomong maksudnya ini tapi ditangkepnya itu.
7. Buang hajatnya tidak normal...
8. Penglihatannya: gelap, kayak remang-remang gak jelas gitu. Seperti ada yg 'menutup2i' pandangannya.
9. Pikirannya... seperti blank, mau apa gitu seperti gak kepikiran. Mirip orang bingung gitu.
10. Tidurnya sering ngelindur..
Hmm.. apa lagi ya ... nanti lah kalau ada lagi atau keinget tak tambahin lagi.
Nah, gitu kan. Beberapa waktu lalu coba diperiksakan ke rumah sakit, dari masalah darah, kerja organ, de el-el. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kondisi fisik normal, tidak ada apa-apanya. Tapi kok kondisi nyatanya begitu ya??
Belum lama juga, saya membaca buku karangan Syaikh Muhammad Ash-Shayyim tentang pengalaman beliau dalam pengobatan dengan Al-Qur'an. Dalam bukunya dipaparkan beberapa macam gangguan jin/sihir, ada sihir gila, sihir manjus (najis), sihir ilusi, sihir was-was, dsb. Jadi, saya curiga jangan-jangan bapak terkena gangguan jin, entah kiriman orang atau bukan. Begitu pula ibu, dan kakak, berpikir juga perihal kemungkinan adanya gangguan jin tersebut. Tadi pagi sempat diskusi sambil ngerjain kerjaan-kerjaan rumah tentang kemungkinan kecurigaan itu benar-benar terjadi. Dan dah direncanakan nantinya coba minta diruqyah oleh ustadz.
Umm... kalau dirunut kejadiannya, sejak kapan kondisi bapak saya menurun, itu setelah jatuh ke sawah karena terperosok saat berpapasan dengan mobil di jalan persawahan. Tangan beliau patah. Semenjak itu berangsur-angsur menurun kondisinya. Dan ketika momentum gempa di Jogja dua tahun silam, merupakan saat yang meninggalkan trauma pada beliau. Dan mulai saat itu kondisi psikologisnya juga makin menurun.
Terkait dengan saat bapak jatuh, tadi kakak sempat nyeletuk; "Jangan-jangan Bapak ngebawa jin dari sawah tempat jatuh itu? Jangan-jangan di situ tempat mandi lumpurnya kerbau-kerbau jin??" Dasar, ada-ada saja.
Gimana nih, Teman-teman? Ada gak yang lebih tahu mengenai persoalan semacam ini?? [ ]